MAJALAH SEMBOYAN

MAJALAH SEMBOYAN Created by BestTheme.Net

Popular Posts

Salam Pramuka!
Kegiatan Peserta Didik
Kegiatan Anggota Dewasa

LAGU LAGU PRAMUKA

LAGU LAGU PRAMUKA
KLIK GAMBAR UNTUK MENDENGARKAN

VIDEO PBB TNI PADA GIAT PRAMUKA

LENSA GIAT KITA

lihat video lainya di
SEMBOYAN VIDEO

GPS TUTORIAL PADA GOOGLE EARTH


networkedblogs

BBM CHANEL


HALAMAN

ANDA PENGUNJUNG KE

Popular Posts

Thumbnail Recent Post

VIDEO TO DAY

VIDEO TO DAY
CONTOH FORMASI LKBB

VERSI ANDROID

SEMBOYAN RADIO

SEMBOYAN TV

TRAILER 5 ELANG

THEMA HP 50 TAHUN PRAMUKA

MAJALAH SEMBOYAN DIGITAL

DOWN LOAD AREA

Blog Archive

MAJALAH SEMBOYAN

MEDIA RESMI KWARCAB KABUPATEN BANDUNG DAN KABUPATEN BANDUNG BARAT ...

INFORMASI

Mengemas informasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Kwarcab maupun Kwarran serta Gugudepan yang berada diwilayah Kwarcab Kabupaten Bandung dan Bandung Barat ...

Semboyan Digital Media.

Sebagai sarana alternatif penyajian berita kegiatan secara online ...

Media Publikasi

Media Publikasi bagi Gerakan Pramuka Kwarcab Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat ...

Mari Berbagi Informasi

Mari berbagi Infomasi Kirimkan berita kegiatan ke alamat Redaksi Gedung Pramuka Kwarcab Kab Bandung Jl RAA Wiranatakusumah No 19 Baleendah....

Featured Post 2

Gerakan Pramuka  Satuan Karya Bhayangkara Kwartir Ranting Kecamatan Cileunyi
menyelenggarakan diklat bagi anggota baru yang di bagi dalam  2 tahap ,pertama diklat dalam selama 4 hari    Diklat dalam di laksanakan tgl 3,10,17 dan 24 nov 2013 di smp karya budi
kedua diklat luar selama 3 hari dari tgl 21,22 dan 23 Desember 2013
Lokasi diklat luar berupa safari camp start dari polsek cileunyi dan berakhir di wana wisata batu kuda
Selain itu juga ̅ di gelar kegiatan pramuka peduli untuk warga sekitar desa cikoneng
Kompol Asep Gunawan SH bersempatan untuk melantik anggota Satuan Karya Bhayangkara  yang baru dengan menyematkan badge Satuan Karya Bhayangkara di lokasi Kegiatan setelah melaksanakan diklat peserta diklat yang berjumlah 16 orang langsung mengikuti kegiatan operasi lilin lodaya bertempat di pos pol  cileunyi(cont.Ajeng Nurcasiati)

Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kabupaten Bandung di gelar pada tanggal 27 s.d 31 Desember 2013 bertempat di Desa Cipaku Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung yang diikuti oleh Peserta dari 15 kecamatan, kegiatn bulan bakti ini di isi dengan berbagai kegiatan bakti antara lain:sanitasi air, peleburan MCK, giat pilihan pembuatan tenun keset dan pembuatan tape.
Kegiatan bulan bakti Pramuka Penegak dan Pandega Kwarcab Kabupaten Bandung tahun 2013  di buka oleh Wakil Ketua Kwarcab Kak Drs Djuhana M.Mpd MT yang  dihadiri juga oleh Sekretaris Kwarcab Kab Bandung Kak Deden Denny Nugraha,MT serta andalan cabang lainya dan aparat pemerintahan setempat,dalam upacara pembukaan di tampilkan pula pencak silat dari Satuan Karya Pramuka Wira Kartika Kwarran Paseh.
Selamat bekerja dan berbakti "IKUT SERTA MEMBANGUN MASYARAKAT"(cont Asep Gandi)

Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Jawa Barat menyelenggarakan pendalaman Sistim administrasi satuan untuk Pembina Pramuka yang berpangkalan di SMA,SMK dan MA sekabupaten Bandung bertempat di Wisma Guna Baleendah (21/12/13)
Kegiatan yang  berlangsung selama satu hari ini dihadiri pula oleh Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat Kak Dede Yusuf  yang berkesempatan memberikan arahnya setelah upacara pembukaan
Materi yang disampaikan berupa materi dasar  tentang administrasi  satuan di gugusdepan yang di mixing oleh tiga orang pemateri yaitu dari Kwarda Jabar,Kwarcab Kab Bandung dan Kawarcab Kabupaten Bandung Barat
Diharapkan setelah selesai mengikuti kegiatan pendalaman sistim administrasi satuan para peserta dapat menerapkannya di satuan masing masing sehingga akan tercipta sistim administrasi satuan yang rapi dan sesuai dengan aturan serta alur yang berlaku di Gerakan Pramuka.
Selamat bekerja

Kujang Untuk kegunaan lain dari Kujang, lihat Kujang (disambiguasi). Kujang, senjata khas Sunda Replika kujang pada monumen kota Bogor Kujang adalah sebuah senjata unik dari daerah Jawa Barat. Kujang mulai dibuat sekitar abad ke-8 atau ke-9, terbuat dari besi, baja dan bahan pamor, panjangnya sekitar 20 sampai 25 cm dan beratnya sekitar 300 gram. Kujang merupakan perkakas yang merefleksikan ketajaman dan daya kritis dalam kehidupan juga melambangkan kekuatan dan keberanian untuk melindungi hak dan kebenaran. Menjadi ciri khas, baik sebagai senjata, alat pertanian, perlambang, hiasan, ataupun cindera mata. Menurut Sanghyang siksakanda ng karesian pupuh XVII, kujang adalah senjata kaum petani dan memiliki akar pada budaya pertanian masyarakat Sunda. Deskripsi Bagian-bagian KujangSunting Karakteristik sebuah kujang memiliki sisi tajaman dan nama bagian, antara lain : papatuk/congo (ujung kujang yang menyerupai panah), eluk/silih (lekukan pada bagian punggung), tadah (lengkungan menonjol pada bagian perut) dan mata (lubang kecil yang ditutupi logam emas dan perak). Selain bentuk karakteristik bahan kujang sangat unik cenderung tipis, bahannya bersifat kering, berpori dan banyak mengandung unsur logam alam. Dalam Pantun Bogor sebagaimana dituturkan oleh Anis Djatisunda (996-2000), kujang memiliki beragam fungsi dan bentuk. Berdasarkan fungsi, kujang terbagi empat antara lain : Kujang Pusaka (lambang keagungan dan pelindungan keselamatan), Kujang Pakarang (untuk berperang), Kujang Pangarak (sebagai alat upacara) dan Kujang Pamangkas (sebagai alat berladang). Sedangkan berdasarkan bentuk bilah ada yang disebut Kujang Jago (menyerupai bentuk ayam jantan), Kujang Ciung (menyerupai burung ciung), Kujang Kuntul (menyerupai burung kuntul/bango), Kujang Badak (menyerupai badak), Kujang Naga (menyerupai binatang mitologi naga) dan Kujang Bangkong (menyerupai katak). Disamping itu terdapat pula tipologi bilah kujang berbentuk wayang kulit dengan tokoh wanita sebagai simbol kesuburan. Mitologi Sejarah Bentuk KujangSunting Nilai Kujang sebagai sebuah jimat atau azimat, pertama kali muncul dalam sejarah Kerajaan Padjadjaran Makukuhan dan Panjalu. Tepatnya pada masa pemerintahan Prabu Kudo Lalean(disebut juga Prabu Kuda Lelean di tanah Sunda dan Kerajaan Panjalu Ciamis). Prabu Kuda Lelean / Kudo lalean juga dikenal sebagai Hyang Bunisora dan Batara Guru di Jampang karena menjadi seorang petapa atau resi yang mumpuni di Jampang (Sukabumi). Sejak itu, Kujang secara berangsur-angsur dipergunakan para raja dan bangsawan Kerajaan itu sebagai lambang kewibawaan dan kesaktian. Suatu ketika, Prabu Kudo Lalean tengah melakukan tapa brata di suatu tempat. Tiba-tiba sang prabu mendapat ilham untuk mendesain ulang bentuk Kujang, yang selama ini dipergunakan sebagai alat pertanian. Anehnya, desain terbaru yang ada di benak sang Prabu, bentuknya mirip dengan Pulau “Djawa Dwipa”, yang dikenal sebagai Pulau Jawa pada masa kini. Nah, setelah mendapat ilham itu, segera prabu Kudo Lalean menugaskan Mpu Windu Supo, seorang pandai besi dari keluarga kerajaan. Ia diminta membuat mata pisau seperti yang ada di dalam pikiran sang Prabu. Mulanya, Mpu Windu Supo gusar soal bentuk senjata yang mesti dibuatnya. Maka sebelum melakukan pekerjaan, Mpu Windu Supo melakukan meditasi, meneropong alam pikiran sang prabu. Akhirnya didapatlah sebuah bayangan tetang purwa rupa (prototype) senjata seperti yang ada dalam pikiran Kudo Lalean. Setelah meditasinya usai, Mpu Windu Supo memulai pekerjaannya. Dengan sentuhan-sentuhan magis yang diperkaya nilai-nilai filosofi spiritual, maka jadilah sebuah senjata yang memiliki kekuatan tinggi. Inilah sebuah Kujang yang bentuknya unik, dan menjadi sebuah objek bertenaga gaib. Senjata ini memiliki 2 buah karakteristik yang mencolok. Bentuknya menyerupai Pulau Jawa dan terdapat 3 lubang di suatu tempat pada mata pisaunya. Inilah sebuah senjata yang pada generasi mendatang selalu berasosiasi dengan Kerajaan Padjadjaran Makukuhan. Bentuk Pulau Jawa sendiri merupakan filosofi dari cita-cita sang Prabu, untuk menyatukan kerajaan-kerajaan kecil tanah Jawa menjadi satu kerajaan yang dikepalai Raja Padjadjaran Makukuhan. Sementara tiga lubang pada pisaunya melambangkan Trimurti, atau tiga aspek Ketuhanan dari agama Hindu, yang juga ditaati oleh Kudo Lalea. Tiga aspek Ketuhanan menunjuk kepada Brahma, Vishnu, dan Shiva. Trinitas Hindu (Trimurti) juga diwakili 3 kerajaan utama pada masa itu. Kerajaan-kerajaan itu antara lain Pengging Wiraradya, yang berlokasi di bagian Timur Jawa; Kerajaan Kambang Putih, yang berlokasi di bagian Utara Jawa, dan Kerajaan Padjadjaran Makukuhan, berlokasi di Barat. Bentuk Kujang berkembang lebih jauh pada generasi mendatang. Model-model yang berbeda bermunculan. Ketika pengaruh Islam tumbuh di masyarakat, Kujang telah mengalami reka bentuk menyerupai huruf Arab “Syin”. Ini merupakan upaya dari wilayah Pasundan, yakni Prabu Kian Santang(Dikenal juga dengan Nama Prabu Borosngora ,dan Bunisora Suradipati dari kerajaan panjalu), yang berkeinginan meng-Islamkan rakyat Pasundan. Akhirnya filosofi Kujang yang bernuansa Hindu dan agama dari kultur yang lampau, direka ulang sesuai dengan filosofi ajaran Islam. Syin sendiri adalah huruf pertama dalam sajak (kalimat) syahadat dimana stiap manusia bersaksi akan Tuhan yang Esa dan Nabi Muhammad sebagai utusan-Nya. Dengan mengucap kalimat syahadat dan niat di dalam hati inilah, maka setiap manusia secara otomatis masuk Islam. Manifestasi nilai Islam dalam senjata Kujang adalah memperluas area mata pisau yang menyesuaikan diri dengan bentuk dari huruf Syin. Kujang model terbaru seharusnya dapat mengingatkan si pemiliknya dengan kesetiannya kepada Islam dan ajarannya. Lima lubang pada Kujang telah menggantikan makna Trimurti. Kelima lubang ini melambangkan 5 tiang dalam Islam (rukun Islam). Sejak itulah model Kujang menggambarkan paduan dua gaya yang didesain Prabu Kudo Lalean dan Prabu Kian Santang. Namun wibawa Kujang sebagai senjata pusaka yang penuh “kekuatan lain” dan bisa memberi kekuatan tertentu bagi pemiliknya, tetap melekat. Dalam perkembangannya, senjata Kujang tak lagi dipakai para raja dan kaum bangsawan. Masyarakat awam pun kerap menggunakan Kujang sama seperti para Raja dan bangsawan. Di dalam masyarakat Sunda, Kujang kerap terlihat dipajang sebagai mendekorasi rumah. Konon ada semacam keyakinan yang berkait dengan keberuntungan, perlindungan, kehormatan, kewibawaan dan lainnya. Namun, ada satu hal yang tak boleh dilakukan. Yakni memajang Kujang secara berpasangan di dinding dengan mata pisau yang tajam sebelah dalam saling berhadapan. Ini merupakan tabuatau larangan. Selain itu, tidak boleh seorangpun mengambil fotonya sedang berdiri diantara 2 Kujang dalam posisi tersebut. Kabarnya, ini akan menyebabkan kematian terhadap orang tersebut dalam waktu 1 tahun, tidak lebih tapi bisa kurang.

Kegiatan Persami Gudep Pangkalan SDN Makbul  merupakan kegiatan  rutin yang dilaksanakan oleh Gudep Pangkalan SDN Makbul peserta merupakan anggota pramuka golongan Siaga dan Penggalang yang dibina langsung oleh Kak Sandi Septian Nesa, S.PdI kegiatan yang dilaksanakan bertempat di pangkalan SDN Makbul Kecamatan Pasirjambu pada 20 s.d 22  desember 2013 ini merupakan tuntutan dalam UU Kepramukaan untuk menyelenggarakan Kegiatan Kepramukaan
kegiatan ini sangat di dukung oleh Mabigus serta guru guru di SDN Makbul materi kegiatan diantaranya Kegiatan pengetahuan, keterampilan, serta penerapan prinsip dasar metodik kepramukaan dan tanggap bencana serta materi kepramukaan lainnya
Selamat dan sukses tetap memandu (Asep Gandhi)

Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung kirim kan 20 orang pramuka penegak dan pandega untuk mengikuti DIKLAT DASAR KEPMIMPINAN PEMUDA tingkat Kab Bandung  (18/12/13) bertempat di gedung Korpri Komplek Pemda Kab Bandung.
Kegiatan yang di ikuti oleh 250  orang ini melibatkan berbagai organisasi kepemudaan yang ada di wilayah Kabupaten Bandung termasuk Gerakan Pramuka
Bupati Kabupaten Bandung H.Dadang Naseer SH.S.Ip berkesempatan membuka Kegiatan ini didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung H.Ahmad Johara M.Si
Dengan digelarnya kegiatan Diklat Dasar Kepemimpinan Pemuda diharapkan kedepan bisa menampilkan sosok pemimpin dari pemuda pemuda kabupaten bandung maju mandiri dan berdaya saing yang bisa membawa nama baik kabupaten bandung di tingkat nasional maupun internasional
Selamat dan sukses maju lah terus pemuda Kab Bandung dengan semangat sabilulungan BRAVO!!

Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kabupaten Bandung bersama dengan Dinas BKPP Pemkab Bandung menyelenggarakan kegiatan kursus Orientasi bagi pengurus Satuan Karya Keluarga Berencana yang berlangsung selama satu hari (17 /12/13) bertempat di Aula Kwracab Kabupaten Bandung di.Baleendah
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya dari Kwartit Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung memperkenalkan Kepramukaan di jajaran Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan selain itu kegiatan ini juga salah satu upaya dari Pemerintah Kabupaten Bandung mengedukasi masyarakat tentang manfaat dari Keluarga Berencana melalui Gerakan Pramuka yaitu Satuan Karya Keluarga Berencana sehingga kedepan kader kader keluarga berencana yang tergabung dalam satuan karya ini bisa menularkan ilmu yang di dapat kepada masyarakat sehingga masyarakat menyadari akan penting nya keluarga berencana
Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini di isi dengan materi kepramukaan dari Pusdiklatcab Parahyiangan Kabupaten Bandung serta materi tentang Keluarga Berencana dari Badan KB dan Pemberdayaan Perempuan
Selamat dan sukses

Lebih dari seratus orang pembina pramuka dari wilayah kerja Kwarcab Kab Bandung menerima TPOD (Tanda Penghargaan bagi Orang Dewasa) hal tersebut disampaikan dalam pembacaan Surat Keputusan penerima Tanda Penghargaan yang di bacakan oleh Sekretaris Cabang Gerakan Pramuka Kwarcab Kab Bandung Kak Deden Denny Nugraha S.Pd,MS,pada acara puncak peringatan HUT Pramuka Tingkat Kwarcab Kab Bandung bertempat di lapangan upakarti pemkab bandung.
Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Kak H. Dadang Nasser
sebelum upacara dimulai acara di dahului dengan pentas seni kreasi pramuka serta defile bendera bendera pramuka kemudian di lanjutkan dengan penyematan TPOD
Setelah rangkain acara pokok dan pembacaan amanat Ka  Kwarnas upacara diakhiri dengan tarian kolosal yang di ikuti oleh pramuka gudep dan satuan karya
Sebelumnya Ketua Pelaksana Kak H Sugianto melaporkan bahwa kegiatan upacara ini di ikuti oleh dua ribu peserta
tampak hadir pula Ketua Kwarda Jabar Kak Dede Yusuf serta unsur DPRD Kab Bandung serta para pimpinan Dibale Kab Bandung.

Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat Kak Dede Yusuf menyampaikan bahwa Pramuka adalah wahana pembinaan generasi muda yang berpedoman kepada nilai-nilai dari Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka.

“Patriotisme akan lahir dalam jiwa pramuka karena pramuka merupakan cikal bakal dari generasi penerus bangsa,” ucap ketua Kwarda Jawa Barat Kak Dede Yusuf M Effendi pada saat sambutannya dalam rangkaian upacara peringatan Hari Jadi Gerakan Pramuka Ke 52 di Lapangan Dadaha Kota Tasikmalaya, Rabu 28 Agustus 2013. Tidak hanya itu, pramuka pun akan semakin melekat dengan nilai-nilai luhur Pancasila. Artinya, Pramuka harus mendapat perhatian yang jelas, baik dari Pemerintah Kota maupun Pemerintah Kabupaten Bandung terlebih lagi khususnya di Jawa Barat. Dalam acara tersebut hadir juga Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, Ketua DPRD kota Tasikmalaya, Agus Wahyudin para unsur forum komunikasi pimpinan daerah dan Pengurus Kwarda Jawa Barat maupun Kwarcab.

meski sempat diguyur hujan, acara peringatan Hari Jadi Gerakan Pramuka yang ke 52 di kota Tasikmalaya ini tetap berjalan dengan baik, diantaranya diisi dengan penyematan tanda penghargaan bagi orang dewasa dari beberapa unsur, seperti majelis pembimbing daerah diantaranya pengalungan Lencana Melati kepada kak Syafik Umar (anggota Mabida Jawa Barat/Pemimpin Umum Harian Pikiran Rakyat), tokoh-tokoh yang telah berjasa bagi gerakan pramuka, dan penyematan tanda garuda bagi para peserta mulai dari siaga sampai penegak.

Acara yang bertemakan “Wujudkan Bangsa Yang Berkarakter dan Bermartabat Melalui Gerakan Pramuka” dimulai dengan tarian-tarian teatrikal dari salah satu pramuka dari SMK di Tasikmalaya ini, berlangsung cukup meriah dan ditutup oleh kirab budaya bersama Jajaran Kwarcab dan tamu undangan yang hadir.

Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung memperingati HUT Pramuka yang ke-52 yang dilaksanakan di SDN Cipagalo I Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung tanggal 28 Agustus 2013. Bersamaan dengan itu dalam upacara HUT Pramuka yang ke – 52 sekaligus penyerahan Sertifikat kursus Mabi sebanyak 27 orang, Pancawarsa 12 orang, penyerahan Bumbung Pramuka Peduli dari tiap pangkalan dan penyerahan Kartu Tanda Hak Bina 40 Orang Alumni KML angkatan XVII Kwartir Ranting Bojongsoang. Pelaksanaan HUT Pramuka yang ke-52 Kwartir Ranting Bojongsoang dihadiri dari berbagai intansi diantaranya dari Kapolsek yang sekaligus oleh Kapolsek Bojongsoang, Danramil Kecamatan Bojongsoang, Puskesmas Kecamatan Bojongsoang, KUA, para Pembina dari masing-masing gugsdepan se-kwartir ranting Bojongsoang serta para orang tua gugusdepan se-kecamatan Bojongsoang. Ada hal yang menarik dari Peringat HUT Kwartir Ranting Bojongsoang tahun ini, yaitu upacara dimeriahkan dengan penampilan Marching Band dari siswa-siswi Gugusdepan SDN Cipagalo I, didampingi wakasek kesiswaan Kak Adeng Sutisna S.Pd. MG. serta Kak Mabigus Drs. H. Wawan Suryawan, M.Mpd. MG. yang senantiasa sangat antusias membimbing peserta didiknya untuk menampilkan Marching Band yang di binanya tersebut. Dalam perbincangannya dengan crew semboyan bahwa di SDN Cipagalo I ada beberapa ekstrakurikuler yang harus diikuti oleh semua peserta didik yaitu angklung, Futsal, Pencaksilat, Marching Band, dan Ekstrakurikuler Pramuka yang menjadi ekstrakurkuler Wajib yang menjadi sarana pengembangan Bakat bagi Peserta didik Gugusdepan SDN Cipagalo I Kecamatan Bojongsoang, paparnya. Selain itu setelah pelaksanaan Upacara HUT Pramuka ke-52 Kwartir Ranting Bojongsoang melaksanakan pelantikan susulan Alumni KML angkatan VII Kwartir Ranting Bojongsoang yaitu Kak Drs. Sutiawan Pembina Gugusdepan SDN Bakti Sari yang dilantik oleh Kak Acep Mansyur, S.Pd.MG selaku anggota Korp Pelatih Pusdiklatcab Parahyangan Kabupaten Bandung. Selanjutnya kegiatan disusul dengan rapat Pengurus Kwarran yang membahas tentang program kerja dan kepengurusan Kwartir Ranting Bojongsoang. Kegiatan HUT Pramuka Kwartir Ranting Bojongsoang yang diketuai oleh Kak Jarkasih S.Pd. MG berharap dengan memperingati HUT Pramuka yang ke-52 dapat meningktakan motivasi serta dukungan seluruh elemen masyarakat dan menjadikan Pramuka sebagai solusi generasi muda untuk berkarya dan menjadikan wadah perubahan watak dan sikap manusia yang berkepribadian luhur.

Senada dengan Kwartir Ranting lain yang ada di wilayah Kwarcab Kab. Bandung , Kwartir Ranting kecamtan Ibun juga menggelar peringatan Hari Pramuka Yang ke-52. Kegiatan yang merupakan program tahun Kwarran ini dilaksanakan pada tanggal 4 september 2013 betempat di lapangan kecamatan ibun.

Pada upacara peringatan Hari Pramuka ke -52 ini berlangsung hidmad. Camat Ibun Kak,...... bertindak selaku pembina upacara membacakan sambutan ketua kwrtir Nasional Gerakan Pramuka pada hari Pramuka yang ke-52. Selain itu, pada upacaranperingatan tersebut Hadir Pula Sekretaris Kwartir Cabang Kab. Bandung Kak, Deden Denny Nugraha, S.Pd.,MS , dan beberapa unsur Muspika Ibun seperti Komandan Koramil Paseh,Kepala UPTD,Kepala Puskesmas dan turus hadir pula paras kepala sekolah (Kambigus) yang berada di wilayah Kwartir Ranting Ibun.

Ketua Kwartir Ranting Kak, Cece Sutisna , S.Pd.,MG mengatakan bahwa “ selain ajang selaturahmi antar anggota Gerakan Pramuka kegiatan ini juga sebagai penyemangat atau ajang mengingat -iangat kembali berbagai materi baik yang suah di ajarkan oleh pembina maupun yang belum agar kedepanya pramuka baik siaga penggalang maupun penegak khususnya di gugus depan yang ada di Kwarran ibun bisa lebih aktif. selain itu, kak Cece juga berharap kerjasama dari semua pihak karna dalam mendidik atau membina generasi muda khusnya anggota Pramuka bukan hanya tanggung jawab Kwartir Ranting semata, tetapi tanggung jawab pemerintah, Mabigus, keluarga dan masyarakat pada umumnya.

Selanjutnya Seusai upacara diadakan coaching Klinik bagi seluruh peserta ucara, dengan di bimbing oleh para pembina dan di bantu oleh Jajaran Dewan Kerja Ranting Kec. Ibun para anggota pramuka di suguhkan berbagai materi dintaranya , isyarat semapoor, isyarat mose, tali temali(pionering
)baris berbaris dan lain lain.

Selain materi Teknik kepramukaan Para peserta juga di beri kesempatan untuk mencoba permainan khas urang sunda, dengan tujuan agar generasi muda khususnya anggota pramuka tidak lupa dan kedepanya dapat melestarikan permainan-permainan seperti, berjalan di atas bamdu( enggrang), berjaan beriringan di atas kayu (bakiak) dan banyak lagi yang lainya.

Perubahan kepengurusan di jajaran Majelis Pembimbing Ranting maupuan Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Margahayu menjadi langkah awal bagi para pengurus kwarran kecamatan Margahayu dalam melaksanakan tugasnya, tepatnya pada tanggal 21 Agustus 2013 bertempat di SDN Angkasa, Lanud Sulaeman, Kwartir Ranting Kecamatan Margahayu melaksanakan pelantikan kepengurusan Majelis Pembimbing Ranting dan Kwartir Ranting Kecamatan Margahayu masa bati 2013 – 2016. Hadir dalam pelantikan tersebut Wakil Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang kabupaten Bandung Bidang Organisasi dan Hukum Kak H. Sugianto, Camat kecamatan Margahayu Kak Eef Syarif H, Ketua Kwartir Ranting Kecamatan Margahayu kak Mahfud Nawawi, dan sejumlah undangan lainnya.

Bertindak sebagai pembina upacara kak H Sugianto, menegaskan didalam  sambutanya  bahwa pramuka  adalah organisasi yang paling cocok  dalam kegiatan pembentukan karakter (kepribadian)yang berwatak pancasila, terlebih bupati bandung sudah menganjurkan bahwa setiap sekolah baik SD, SMP, SMA sampai keperguruan tinggi  dan seluruh intansi pemerintahan dianjurkan untuk mengikuti kegiatan kepramukaan, karena pramuka satu-satunya organisasi sebagai pencitraan miniatur pemerintahan, terlebih lagi sesudah terbitnya Undang-Undang Gerakan Pramuka Nomor 12 Tahun 2010 Ujarnya.  Gerakan Pramuka harus tampil sebagai gerakan pendidikan karakter bangsa untuk generasi muda ditengah arus globalisasi dan modernisasi. Semakin maraknya aksi kenakalan remaja saat ini, dapat diantisipasi dini dengan pendidikan karakter oleh Gerakan Pramuka

Senada dalam sambutannya Ketua Majelis Pembimbing Ranting Kecamatan Margahayu Kak Eef menyampaikan bahwa kegiatan pramuka itu sangat baik, apalagi Kwarran Margahayu pernah menjadi Kwarran Tergiat dan dan harus diupayakan kembali.” Kami yakin, di kepengurusan yang baru, program kerja Kwarran dapat lebih maju dan berkualitas lagi, agar dapat menjadi Kwarran Tergiat kembali Tentunya harus didukung oleh peran serta para Kepala Sekolah selaku Ka Mabigus dalam rangka memajukan kepramukaan di sekolah sebagai salah satu kunci sukses Gerakan Pramuka di margahayu,” ucap Kak Eef.  Selain itu, Kak Eef pun menginginkan agar kegiatan pramuka di Kwarran Margahayu dapat terus dijaga eksistensinya dan lebih ditingkatkan lagi kualitas sumber daya manusianya.” Menyongsong Kurikulum Pendidikan Nasional 2013, diharapkan Kwarran Margahayu dapat lebih meningkatkan kualitas keterampilan kepramukaan sumber daya para pembina pramukanya,”

Berikut susunan pengurus Majelis Pembimbing Ranting dan Pengurus Kwartir Ranting Kecamatan Margahayu masa bakti 2012 – 2015 berdasarkan Surat Keputusan Kwarcab Kabupaten Bandung Nomor 18 Tahun 2013 dan nomor: 19 Tahun 2012, antara lain

LAMPIRAN SURAT KEPUTUSAN

KWARTIR CABANG GERAKAN PRAMUKA KABUPATEN BANDUNG

NOMOR : 18 TAHUN 2013

TENTANG

SUSUNAN PENGURUS MAJELIS PEMBIMBING RANTING GERAKAN PRAMUKA

KECAMATAN MARGAHAYU MASA BAKTI 2013 - 2016

Ketua merangkap anggota : Camat Kecamatan Margahayu

Wakil Ketua merangkap anggota : Danramil Margahayu

Wakil Ketua merangkap anggota : Kapolsek Margahayu

Wakil Ketua merangkap anggota : Kepala UPTD TK/SD Kec. Margahayu

Wakil Ketua merangkap anggota : Kepala UPTD SMP Wilayah 1 Kab. Bandung

Wakil Ketua Merangkap anggota : Kepala UPTD SMA/SMK Wilayah 1 Kab. Bandung

Sekretaris merangkap anggota : Edi Ruhyadi, S.Pd

Anggota : 1. Kepala KUA Kecamatan Margahayu

2. Kepala Puskesmas Bihbul

3. Kepala Puskesmas Marken

4. Para Pengawas TK/SD Kec. Margahayu

5. Para Kepala SMP/Mts dan SMA/SMK

se- Kec. Margahayu

6. Para Kepala Desa Se-Kecamatan Margahayu

LAMPIRAN SURAT KEPUTUSAN

KWARTIR CABANG GERAKAN PRAMUKA KABUPATEN BANDUNG

NOMOR : 19 TAHUN 2013

TENTANG

SUSUNAN PENGURUS KWARTIR RANTING GERAKAN PRAMUKA

KECAMATAN MARGAHAYU MASA BAKTI 2013 - 2016

1. Ketua merangkap anggota : Drs. Mahfud Nawawi, MG

2. Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Muda : M. Yusuf Iskandar, S.Pd

3. Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Dewasa : Osman Efendi, S.Pd.I

4. Wakil Ketua Bidang Keuangan, Usaha, Koperasi

Sarana dan Prasarana : Didi Tarmidi, S.Pd

5. Wakil Ketua Bidang Organisasi, Hukum dan Kerjasama

Abdimas dan Humas : Drs. Supardi, MS

6. Sekretaris : 1. Sofyan Firdaus, MT

2. Hary Susanto, S.Ag

7. Andalan Ranting Urusan Keuangan : Heni Kusnaeni, S.Pd

8. Andalan Ranting Urusan Binamuda Putera : 1. Jaja Suja’i, MG

2. Babang BM, MT

3. Yosef Saefuloh

4. Deni Setiawan, S.Pd, MT

9. Andalan Ranting Urusan Binamuda Puteri : 1. Aisyah, S.Pd, MS

2. Henti Nilawati, S.Pd

3. Euis Komalasari, S.Pd, MS

4. Karnah Mediana, S.Pd

10. Andalan Ranting Urusan Binawasa Putera : 1. A. Dayat Sarifudin, S.Pd

2. Suprianto, S.Kom, MG

3. Ayi Dedi, S.Pd.I

11. Andalan Ranting Urusan Binawasa Puteri : 1. Yuhana Asiani

2. Eka Sofiati, SH

3. Teti Sofiati, S.Pd

12. Andalan Ranting Urusan Satuan Karya Pramuka : 1. Irfansyah

2. Nia Setiawani

13. Andalan Ranting Urusan Pramuka Berkebutuhan Khusus : 1. Ira Ambarawati, S.Pd

2. Hedi Supratman, S.Pd

14. Andalan Ranting Urusan Pendidikan dan Latihan : 1. Rosad Mubarok, S.Pd.I, MG

2. Ugan Sugandhi, S.Pd

3. Yusuf Ali R, S.Pd

15. Andalan Ranting Urusan Penelitian dan Pengembangan : 1. Istijah Sudarmi, S.Pd

2. Rahmat Saepuloh, S.Pd

16. Andalan Ranting Urusan Organisasi, Hukum dan Kerjasama : 1. Neneng Y.M

2. Dedi T. Junaedi, S.Pd

17. Andalan Ranting Urusan Abdimas dan Humas : 1. Yuda Ardiansyah, MG

2. Tony Mokhamad T, S.Sos

3. Sae Munawar

18. Andalan Ranting Urusan Usaha dan Koperasi : 1. Hj. Oneng Makiah, S.Pd.I

2. Euis Tuti Suwarti, S.Pd.I

3. Tati Ginawati, S.Pd

4. Agus Junaedi

19. Andalan Ranting Urusan Sarana dan Prasarana :

1. H. Anto

2. Yayan Taryana, S.Pd

3. Asep Saepuloh

20. Andalan Ranting Urusan Penegak dan Pandega Putera : Wafiq Abdul Rafi

21. Andalan Ranting Urusan Penegak dan Pandega Puteri : Suci M.F.

imageSelama 3 hari berlangsung dari mulai tanggal 30 Agustus 2013 sampai dengan 1 September 2013, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat telah menyelenggarakan Kegiatan Scouting Skill bagi 200 anggota pramuka penggalang se-Jawa Barat YANG bertempat di batalyon Infanteri Lintas Udara (Yonif Linud) 330 Kujang-I Cicalengka, Kabupaten Bandung.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kak Dede Yusuf Effendi Selaku Ketua Kwartir Daerah Jawa Barat pada hari Jumat, 30 Agustus 2013 pk.16.00 WIB. Scouting Skill ini diharapkan mampu menjadi bekal dikemudian kelak bagi para Penggalang. Kegiatan ini memberi bekal pengetahuan yang lain para pramuka penggalang, untuk mengikuti perkembangan zaman yang serba teknologi ini. Pada era sekarang ini pramuka dituntut untuk bisa mengikuti perkembangan pada masa kini, maka dari itu kegiatan ini dianggap tepat untuk membekali pramuka tingkat penggalang dengan tanpa mengurangi estetika kepramukaannya.

Kegiatan scouting skill penggalang ini diisi berbagai materi dan kegiatan seperti halang rintang, teknik lintas kering dengan instruktur dari yonif 330 Linud/tridharma Divisi I kostrad, teknik memanjat dengan tali, dan lain-lainnya. Mereka juga mendapatkan materi robotic dengan narasumber dari Bandung School Robotic, di Aula Syarifudin Batalyon 330 Kujang I Kostrad.

Beberapa Rangkaian kegiatan ini dikemas dengan menarik, sehingga pesertapun dapat menyerap ilmu dari kegiatan tersebut, dengan harapan dapat mengaplikasikannya di kehidupannya kelak.

imageKegiatan Scouting Skill Kwarda Jawa Barat telah ditutup secara resmi oleh Wakakwarda Bidang Binamuda kak Engkus Sutisna pada Minggu siang 1 September 2013, bertempat di Aula Syarifudin Ksatrian Yonif Linud 330/Tridharma Nagreg Cicalengka.

Penutupan ditandai dengan penyerahan piagam bagi peserta dan pembina pendamping, dilanjutkan dengan pembagian hadiah berupa kompas bagi peserta yang mengikuti materi navigasi darat. Para peserta sekembalinya ke gugusdepan dapat membagikan pengetahuan dan pengalamannya, dan bersegera menjadi Pramuka Penggalang Garuda ...

Majelis Pembimbing Ranting dan Kwartir Ranting merupakan ujung Gerakan Pramuka di tingkat ranting yang berhubungan langsung dengan gugus depan. Sehingga kualitas Kwartir Ranting harus terus dioptimalkan sesuai dengan amanat Petunjuk penyelenggaraan Struktur Organisasi dan Tata Kerja Kwartir Ranting. Mengingat hal tersebut, pada hari Minggu tanggal 1 september 2013, bertempat di SD Negeri Sadang Kecamatan Padalarang telah diselenggarakanlah Pelantikan Majelis Pembimbing Ranting dan Pengurus Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Kecamatan Padalarang  masa bakti 2013 – 2016. Pengurus Kwartir Ranting tersebut merupakan pengurus hasil Musyawarah Ranting yang telah diselenggarakan sebelumnya.

Bertindak selaku pembina upacara sekaligus yang melantik jajaran Majelis Pembimbing Ranting adalah Ketua Kwartir Cabang Kabupaten Bandung Barat Kak Dra. Hj. Agustina Piryanti, MM. Dalam sambutannya, Ketua Kwarcab Kabupaten Bandung Barat menyampaikan harapan yang besar pada Majelis Pembimbing Ranting dan Kwartir Ranting Kecamatan Padalarang untuk dapat bekerja sesuai dengan Tugas Pokok dan fungsinya dalam memajukan Gerakan Pramuka di wilayah Kwartir Ranting Kecamatan Padalarang. Ka. Kwarcab menyampaikan bahwa pendidikan Kepramukaan sangat penting karena inti kegiatan kepramukaan adalah menanamkan nilai-nilai kewajiban terhadap Tuhan, terhadap negara, terhadap sesama serta terhadap diri sendiri seperti yang tercantum dalam Satya dan Darma Pramuka.

Kemudian, Kak Kwarcab pun berpesan kiranya pelantikan ini dijadikan momentum awal melaksanakan amanah kepengurusan, sehingga dapat berkiprah lebih nyata dalam mengisi pembangunan serta membantu mewujudkan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Bandung Barat

Sementara itu, Kak Drs. An’an Mardiana MG ketua Kwartir ranting yang baru dilantik menginginkan Pramuka kembali menjadi pilihan utama pendidikan non formal bagi para pelajar. Besar harapan yang dimiliki oleh Ka An’an bahwa semua pihak akan lebih fokus memperhatikan perkembangan gerakan pramuka dan sumbangsih gagasan, moril maupun materik dari berbagai pihak demi kemajuan gerakan pramuka. “Mari bersama-sama singsingkan lengan baju fokus mengotimalkan kembali Pendidikan kepramukaan.” Untuk mencapai harapan ini, dalam tahun pertama masa baktinya ka An’an ini akan fokus terlebih dahulu untuk mengajak dan mensosialisasikan pentingnyapendidikan gerakan pramuka dikalangan para mabi, khusunya mabigus melalui kursus orientasi mabi. Tidak dapat pungkiri bahwa Kepala sekolah yang biasanya menjabat sebagai Ketua Mabigus memiliki peranan yang besar untuk menentukan keberlangsungan gerakan pramuka di gugus depan. Tidak lupa di tahun kedua dan ketiganya fokus terhadap Peserta didik dan Pembina akan ditingkatkan melalui berbagai kegiatan serta pendidikan dan latihan khususnya penyelenggaraan Kursus Mahir Dasar (KMD) untuk meningkatkan kualitas para Pembina. Disamping itu, kegiatan bakti yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakatnya akan terus ditingkatkan sebagai wujud bakti pramuka dan peningkatan citra di kalangan masyarakat.

Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Barat, Dede Yusuf secara resmi melantik H. Abubakar sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung Barat 2013-2018 beserta jajarannya. Acara pelantikan dilakukan di kantor pemerintahan Bandung Barat, Kecamatan Ngamprah, Kamis tanggal 22 Agustus 2013

Dalam sambutannya, Kak Dede menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka harus mampu membimbing dan mengembangkan generasi muda untuk memiliki jiwa patriotisme, siap membela bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta menjadi bangsa yang unggul. Hal itu disampaikan

"Tidak hanya generasi muda, kita sebagai sipil juga harus bisa mempertahankan NKRI, agar jangan sampai terpecah belah. Sebab, bila hal itu terjadi, akan dengan mudah disusupi oleh pihak yang ingin merusak tatanan negara kita," katanya.

Kak Dede mangatakan, Indonesia dengan jumlah penduduk sekitar 250 juta jiwa merupakan modal yang sangat besar untuk menumbuhkembangkan persatuan dan kesatuan melalui Gerakan Pramuka. "Anggota Pramuka harus menjadi contoh bagi generasi muda lainnya. Pemikiran untuk memajukaan Indonesia sangat diperlukan," jelasnya.

Selain pelantikan pengurus Mabicab Kabupaten Bandung Barat, Bupati Bandung Barat selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Kak, H. Drs. Abu Bakar, M.Si juga melantik Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung Barat yang juga kepala dinas pendidikan, pemuda dan olah raga Kabupaten Bandung Barat Kak, Dra. Hj Agustina Piryanti, MM . Sesuai SK Kwartir Daerah No. 18 Tahun 2013 untuk masa bakti 2013-2018, pelantikan pengurus Kwarcab Pramuka Kabupaten Bandung Barat berlangsung khidmat.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kab. Bandung Barat dalam sambutanya mengatakan bahwa ”kita menyadari keterbatasan kemampuan dalam mengelola Gerakan Pramuka. Untuk itu, kami mohon arahan dan kerjasamnya kepada semua pihak untuk melaksanakan pembinaan Pramuka di khususnya di satuan-satuan pendidikan dan umumnya dimasyarakat, sehingga visi dan misi Kabupaten Bandung Barat Cermat dapat kita tunjang dengan Gerakan Pramuka di yang ada di Kabupaten Bandung Barat.

Bupati Bandung Barat selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Juga juga mengatakanbahwa kita harus memaknai momentum pelantikan peringatan Hari Pramuka ke-52 ini agar kedepanya kita dapat melangkah lebih baik memajukan Gerakan Pramuka di Kabupaten Bandung Barat.

Oleh sebab itu, kepada pengurus yang baru dilantik saya harapkan agar dapat bekerja sungguh-sungguh dan ikhlas untuk bersama-sama kita bangkitkan kembali gairah dalam menyelenggarakan pendidikan kepramukaan ke rah yang lebih baik lagi. Selain itu saya menghimbau kepada seluruh pengurus untuk tampil sebagai garda terdepan dalam berpartisifasi khususya dalam meminimalisirb pola tingkahlaku generasi muda dan selanjutnya mari kita rangkul dan di anggap perlu kita selenggarakan kegiatan-kegiatan kepanduan untuk generasi muda dan masyrakat.

Sementara itu, ketua pelaksana kegiatan kak, Juhro mengungkapkan kepada crew semboyan bahwa “tadi kita baru saja menyaksikan prosesi pelantikan pengurus majelis pembimbing cabang dan kwartir cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung Barat Masa Bakti 2013-2018. Pelantikan ini merupakan peristiwa yang sangat penting karena memiliki makna yang strategis dan menentukan seluruh kerangka pembinaan dan pengembangan generasi muda, dengan sutau keyakinan bahwa wadah gerakan pramuka dapat menjadi sarana pembinaan potensial dalam pengembangan watak dan kepribadian serta budi pekerti luhur generasi muda.

Di ungkapkannya, hal ini sesuai dengan UU no 12 Tahun 2010 dan keputusan presiden nomor 238 tahun 1961 dan isi anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yang mengatakan bahwa pendidikan kepanduan kepada anak dan pemuda Indonesia di tugaskan kepada gerakan pramuka dan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah , masyarakat dan keluarga.