MAJALAH SEMBOYAN

MAJALAH SEMBOYAN Created by BestTheme.Net

Popular Posts

Salam Pramuka!
Kegiatan Peserta Didik
Kegiatan Anggota Dewasa

LAGU LAGU PRAMUKA

LAGU LAGU PRAMUKA
KLIK GAMBAR UNTUK MENDENGARKAN

VIDEO PBB TNI PADA GIAT PRAMUKA

LENSA GIAT KITA

lihat video lainya di
SEMBOYAN VIDEO

GPS TUTORIAL PADA GOOGLE EARTH


networkedblogs

BBM CHANEL


HALAMAN

ANDA PENGUNJUNG KE

Popular Posts

Thumbnail Recent Post

VIDEO TO DAY

VIDEO TO DAY
CONTOH FORMASI LKBB

VERSI ANDROID

SEMBOYAN RADIO

SEMBOYAN TV

TRAILER 5 ELANG

THEMA HP 50 TAHUN PRAMUKA

MAJALAH SEMBOYAN DIGITAL

DOWN LOAD AREA

Blog Archive

MAJALAH SEMBOYAN

MEDIA RESMI KWARCAB KABUPATEN BANDUNG DAN KABUPATEN BANDUNG BARAT ...

INFORMASI

Mengemas informasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Kwarcab maupun Kwarran serta Gugudepan yang berada diwilayah Kwarcab Kabupaten Bandung dan Bandung Barat ...

Semboyan Digital Media.

Sebagai sarana alternatif penyajian berita kegiatan secara online ...

Media Publikasi

Media Publikasi bagi Gerakan Pramuka Kwarcab Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat ...

Mari Berbagi Informasi

Mari berbagi Infomasi Kirimkan berita kegiatan ke alamat Redaksi Gedung Pramuka Kwarcab Kab Bandung Jl RAA Wiranatakusumah No 19 Baleendah....

Featured Post 2

Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Kecamatan Margaasih menggelar musyawarah ranting selasa 28 januari 2014 bertempat si SDN Nanjung
Kegiatan musran ini dihadiri oleh Kak Drs.H.Juhana M.MPd,MT selaku Wakil Ketua Kwarcab Pembinaan Anggota Dewasa,Kak Saeful Akbar selaku Andalan Cabang Bidang Organisasi dan Hukum serta
Kak Dedi Tajudin,S.Pd, M.Pd selaku ancu wilayah 2
Musyawarah Ranting Kwarran Margaasih kali ini akan mengusung tiga agenda penting bagi kemajuan gerakan pramuka di kwarran margaasih tiga agenda penting tersebut adalah:
Laporan pertanggung jawaban pengurus periode sebeleumnya,pembahasn program kerja untuk periode yang akan datang serta pemilihan ketua kwartir ranting ketiga agenda tersebut merupakan roh dari musyawarah ranting sehinga setelah berakhirnya musran ini akan dihasilkan program kerja yag berkualitas serta jajaran pengurus yang solid.
Camat Kecamatan margaasih berkesempatan membuka kegiatan musran yang dihadiri oleh unsur muspika dan 142 orang pembina pramuka dari 52 SD se Kecamatan margaasih BRAVO!(Tatan Munandar pick by Tatan Munandar &Asep Gandi)

Gerakan Pramuka Pangkalan Bhakti Nusantara Cileunyi menggelar kegiatan lomba bertajuk PRATAMA CUP 666 26 Januari 2014  bertempat di pangkaln SMP Bahkti Nusantara Cileunyi yang di buka oleh ketua yayasan bakti nusantara kegiatan ini di ikuti oleh 100 regu penggalang dengan menggunakan sistem kedai,dibuka oleh skretaris kwarran cileunyi dalam upacara pembukaan hadir pula andalan ranting kwarran cileunyi antara lain:
Sekretaris kwarran  kak kosasih,MG..waka kwarran kak nandang sunandi,MG waka bina muda,kak enung kusmiati,SP.d,MS  bendahara kwarran dan kak AIPTU SI Mardiana,MT sbg anru saka
Lomba yang berlangsung selama  satu hari ini juga menggelar lomba baris berbaris sebagi salah satu mata lombanya setelah berjuang dan berkutat dengan regu regu lainya maka keluar sebagai juara adalah:
Juara umum tingkat SMP diraih oleh SMP Aisyiyah Rancaekek sedangkan untuk tingkat SD di raih oleh SDN 
Cicalengka 8
Juara 1 putera diraih oleh SMPN 1Jatinangor ,Juara 2 MTs darul hufadz Juara 3 SMPN 2 Jatinagor
Juara 1 puteri diraih oleh SMP Aisyiah rancaekek juara 2 dan 3 MTs Darul hufadz sedangkan juara umum LKBB diraih oleh Pangkalan SMP Karya Budi Cileunyi 
SELAMAT KEPADA PARA JUARA (Ajeng Nurcasiaty)

Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kabupaten Bandung menyelenggarakan pelatihan senam pramuka
Pelatihan senam pramuka ini dibuka oleh sekretaris kwatir cabang gerakan pramuka kabupaten bandung yang menyampaikan amanat ketua kwatir cabang , beliau menyampaikan "walaupun senam pramuka ini punya nama untuk pramuka tapi sebetulnya bahwa senam pramuka tersebut bukan hanya untuk anggota gerakan pramuka saja tapi senam pramuka pun harus bisa diaplikasikan di masyarakat dengan slogan " dari pramuka oleh pramuka untuk masyarakat" ,
Beliau menginginkan setiap ada senam sabililungan disisipkan juga senam pramuka
Pada hari minggu praktek senam pramuka dilaksanakan dihalaman kantor kementerian agama kabupaten dengan harapan masyatakat luas bisa ikut serta dalam senam pramuka
Kegiatan yang diketuai oleh KAK TENDY RUSTENDI , berlangsung dari tanggal 25-26 Januari 2014 bertempat di sekretariat Kwartir Cabang kabupaten bandung, kegiatan ini diikuti oleh 62 orang dari 31 kwartir ranting.
SELAMAT DAN SUKSES(agullin)

Ketua Kwartir Daerah Jawa Barat Kak Dede Yusuf meresmikan jembatan bambu hasil karya prramuka minggu 19 Januari 2014 bertempat di Kampung Ciseke Desa Sudi Kabupaten Bandung
Kegiatan ini dihadiri oleh juga oleh Para Camat se Kab Bandung,Kapolsek Ibun,Kepala Desa Sudi Para Andalan Cabang Kwarcab Kabupaten Bandung serta tokoh masyarakat setempat
Acara peresmian jembatan ini secara simbolis dilakukan dengan memecah kan kendi dan pengguntingan pita oleh ka kwarda jabar.
penyelesaian pengerjaan jembatan  bambu berlangsung selama 30 hari kerja yang di kerjakan oleh anggota gerakan pramuka penegak dan pandega Kwarcab Kabupaten Bandung beserta masyarakat bahu membahu sabilulungan membangun jembatan bambu tersebut dalam sambutannya Ketua Kwarda Jabar mengatakan "
Pramuka saat ini tidak hanya kemping, nyanyi nyanyi Baris berbaris tapi pramuka saat ini kegiatannya harus bisa dirasakan oleh masyarakat, sehingga kwarda jabar mempunyai slogan dari pramuka oleh pramuka untuk masyarakat dengan harapan jembatan bambu tersebut bermanfaat dan dapat dipelihara dengan baik sehingga kekuatannya bisa bertahan lebih lama"
Sebelum acara pokok berupa peresmian jembatan rombongan dari Kwarda Jabar disambut dengan penampilan khas kesenian daerah setempat berupa kesenian bela diri terbang 
BRAVO KWARDA JAWA BARAT DAN KWARCAB KABUPATEN BANDUNG (Agullin)

 
Pendidikan Kepramukaan merupakan kegiatan ekstrakulikuler yang wajib diikuti oleh setiap siswa dan siswi Madrasah Tsanawiyah Ulul Albab. Metode latihan kepramukaan haruslah dirancang sedemikian rupa agar tercipta pendidikan yang aktif, inovatif, kreatif, edukatif dan menyenangkan. Untuk itulah maka Pangkalan Madrasah Tsanawiyah Ulul Albab Pacet mengadakan Outdoor study pada 24-25 Desember 2013 di bumi perkemahan Cibolang.
Kegiatan Outdoor Study ini diikuti oleh 42 anggota pramuka (kelas VII dan VIII). Outdoor study yang dilanjutkan dengan perkemahan ini merupakan salah satu agenda tahunan dan dilaksanakan bertepatan dengan libur semester ganjil. Kegiatan yang sangat ditunggu tungu oleh para siswa dan siswi ini sebagai sarana untuk melepas kepenatan dan kejenuhan dari sederet kegiatan belajar di dalam kelas. Semua peserta sangat antusias mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir. Pada kesempatan outdoor study hadir Kak  Suherman S.Pd (Mabigus MTs. Ulul Albab) Kak Danis Warga T.S.Pd.I (Bina Putra) Kak Nida Nurdini (Bina putri) Kak Gina, Kak Wahyu, Ka Deden Humron S.HI.
Banyak agenda kegiatan yang diberikan pada kegiatan outdoor study diantaranya leadership yang disampaikan oleh Ka Deden Humron S.HI, Pionerring oleh Ka Gina dan Ka Nida, game, Tekpram, giat masak, Api Unggun, penjelajahan, hiburan dan semua itu untuk kebersamaan antara sesama anggota pramuka dengan para pembinanya.
Selain program tahunan, pelaksanaan outdoor study ini sebagai evaluasi dari materi yang telah disampaikan. Baik tingkat penguasaannya, kedisiplinannya, kebersamaan dan kekompakan dari setiap anggota pramuka. Sehingga hasil dari kegiatan ini nantinya akan dikembangkan sehingga pelaksanaan kegiatan kepramukaan tidak monoton dan mampu mencip[takan aktifitas yang lebih kreatif, menarik dan menantang
 
MTs. Ulul Albab adalah madrasah yang baru berdiri mulai tahun ajaran 2012-2013 yang beralamat di Kp.Legokkaso Desa Cinanggela Kecamatan Pacet. Namun meski belum genap 2 tahun MTs. Ulul Albab sudah mempunyai bangunan mandiri sehingga 75 siwa dan siswi bisa belajar dengan tenang dan nyaman. Dengan mewajibkan seluruh siswa mengikuti ekstrakulikuler pramuka diharapkan nantinya siswa siswi MTs. Ulul Albab menjadi manusia-manusia yang mencintai alamnya, memiliki ilmu pengetahuan yang luas, berakhlak yang baik, terampil dan mandiri. Pramuka yang berkualitas dan mampu mengamalkan Trisatya dan  Dasadarma(Danis Warga Tawekal)

Regenerasi merupakan salah satu hal wajib dalam sebuah organisasi, begitu pun yang terjadi di Satuan Karya Pramuka Bahari Kabupaten Bandung.untuk mempersiapkan generasi selanjutnya yang handal dan multi guna Satuan Karya yang mengambil Matra laut ini menyelenggarakan kegiatan Pendidikan dan latihan bagi anggota barunya bertempat di kawasan wisata situ Cileunca Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung Pelaksanaan kegiatan ini di mulai dari hari jumat tgl 27 desember 2013 sampai hari minggu tgl 29 desember 2013 yang diikuti oleh 55 orang 
Pada upacara pembukaan Kak Indra Septianto, MS bertindak sebagai pembina upacara berpesan agar para peserta memanfaatkan kesempatan ini sebaik baik nya sehingga ilmu yang didapatkan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari hari dengan harapan anggota baru satuan karya bahari ini bisa berdaya guna di masyarakat terlebih ketika terjadi bencana banjir.
Kegiatan yang berlangsung  selama 3 hari ini diiisi dengan materi berupa :  pengenalan dasar dayung,water rescue,arung jeram,dan dasar selam 
Bravo Jaleveva jaya mahe (cont mamat) selamat dan sukses!!!




Gerakan Pramuka  Satuan Karya Bhayangkara Kwartir Ranting Kecamatan Cileunyi
menyelenggarakan diklat bagi anggota baru yang di bagi dalam  2 tahap ,pertama diklat dalam selama 4 hari    Diklat dalam di laksanakan tgl 3,10,17 dan 24 nov 2013 di smp karya budi
kedua diklat luar selama 3 hari dari tgl 21,22 dan 23 Desember 2013
Lokasi diklat luar berupa safari camp start dari polsek cileunyi dan berakhir di wana wisata batu kuda
Selain itu juga ̅ di gelar kegiatan pramuka peduli untuk warga sekitar desa cikoneng
Kompol Asep Gunawan SH bersempatan untuk melantik anggota Satuan Karya Bhayangkara  yang baru dengan menyematkan badge Satuan Karya Bhayangkara di lokasi Kegiatan setelah melaksanakan diklat peserta diklat yang berjumlah 16 orang langsung mengikuti kegiatan operasi lilin lodaya bertempat di pos pol  cileunyi(cont.Ajeng Nurcasiati)

Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kabupaten Bandung di gelar pada tanggal 27 s.d 31 Desember 2013 bertempat di Desa Cipaku Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung yang diikuti oleh Peserta dari 15 kecamatan, kegiatn bulan bakti ini di isi dengan berbagai kegiatan bakti antara lain:sanitasi air, peleburan MCK, giat pilihan pembuatan tenun keset dan pembuatan tape.
Kegiatan bulan bakti Pramuka Penegak dan Pandega Kwarcab Kabupaten Bandung tahun 2013  di buka oleh Wakil Ketua Kwarcab Kak Drs Djuhana M.Mpd MT yang  dihadiri juga oleh Sekretaris Kwarcab Kab Bandung Kak Deden Denny Nugraha,MT serta andalan cabang lainya dan aparat pemerintahan setempat,dalam upacara pembukaan di tampilkan pula pencak silat dari Satuan Karya Pramuka Wira Kartika Kwarran Paseh.
Selamat bekerja dan berbakti "IKUT SERTA MEMBANGUN MASYARAKAT"(cont Asep Gandi)

Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Jawa Barat menyelenggarakan pendalaman Sistim administrasi satuan untuk Pembina Pramuka yang berpangkalan di SMA,SMK dan MA sekabupaten Bandung bertempat di Wisma Guna Baleendah (21/12/13)
Kegiatan yang  berlangsung selama satu hari ini dihadiri pula oleh Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat Kak Dede Yusuf  yang berkesempatan memberikan arahnya setelah upacara pembukaan
Materi yang disampaikan berupa materi dasar  tentang administrasi  satuan di gugusdepan yang di mixing oleh tiga orang pemateri yaitu dari Kwarda Jabar,Kwarcab Kab Bandung dan Kawarcab Kabupaten Bandung Barat
Diharapkan setelah selesai mengikuti kegiatan pendalaman sistim administrasi satuan para peserta dapat menerapkannya di satuan masing masing sehingga akan tercipta sistim administrasi satuan yang rapi dan sesuai dengan aturan serta alur yang berlaku di Gerakan Pramuka.
Selamat bekerja

Kujang Untuk kegunaan lain dari Kujang, lihat Kujang (disambiguasi). Kujang, senjata khas Sunda Replika kujang pada monumen kota Bogor Kujang adalah sebuah senjata unik dari daerah Jawa Barat. Kujang mulai dibuat sekitar abad ke-8 atau ke-9, terbuat dari besi, baja dan bahan pamor, panjangnya sekitar 20 sampai 25 cm dan beratnya sekitar 300 gram. Kujang merupakan perkakas yang merefleksikan ketajaman dan daya kritis dalam kehidupan juga melambangkan kekuatan dan keberanian untuk melindungi hak dan kebenaran. Menjadi ciri khas, baik sebagai senjata, alat pertanian, perlambang, hiasan, ataupun cindera mata. Menurut Sanghyang siksakanda ng karesian pupuh XVII, kujang adalah senjata kaum petani dan memiliki akar pada budaya pertanian masyarakat Sunda. Deskripsi Bagian-bagian KujangSunting Karakteristik sebuah kujang memiliki sisi tajaman dan nama bagian, antara lain : papatuk/congo (ujung kujang yang menyerupai panah), eluk/silih (lekukan pada bagian punggung), tadah (lengkungan menonjol pada bagian perut) dan mata (lubang kecil yang ditutupi logam emas dan perak). Selain bentuk karakteristik bahan kujang sangat unik cenderung tipis, bahannya bersifat kering, berpori dan banyak mengandung unsur logam alam. Dalam Pantun Bogor sebagaimana dituturkan oleh Anis Djatisunda (996-2000), kujang memiliki beragam fungsi dan bentuk. Berdasarkan fungsi, kujang terbagi empat antara lain : Kujang Pusaka (lambang keagungan dan pelindungan keselamatan), Kujang Pakarang (untuk berperang), Kujang Pangarak (sebagai alat upacara) dan Kujang Pamangkas (sebagai alat berladang). Sedangkan berdasarkan bentuk bilah ada yang disebut Kujang Jago (menyerupai bentuk ayam jantan), Kujang Ciung (menyerupai burung ciung), Kujang Kuntul (menyerupai burung kuntul/bango), Kujang Badak (menyerupai badak), Kujang Naga (menyerupai binatang mitologi naga) dan Kujang Bangkong (menyerupai katak). Disamping itu terdapat pula tipologi bilah kujang berbentuk wayang kulit dengan tokoh wanita sebagai simbol kesuburan. Mitologi Sejarah Bentuk KujangSunting Nilai Kujang sebagai sebuah jimat atau azimat, pertama kali muncul dalam sejarah Kerajaan Padjadjaran Makukuhan dan Panjalu. Tepatnya pada masa pemerintahan Prabu Kudo Lalean(disebut juga Prabu Kuda Lelean di tanah Sunda dan Kerajaan Panjalu Ciamis). Prabu Kuda Lelean / Kudo lalean juga dikenal sebagai Hyang Bunisora dan Batara Guru di Jampang karena menjadi seorang petapa atau resi yang mumpuni di Jampang (Sukabumi). Sejak itu, Kujang secara berangsur-angsur dipergunakan para raja dan bangsawan Kerajaan itu sebagai lambang kewibawaan dan kesaktian. Suatu ketika, Prabu Kudo Lalean tengah melakukan tapa brata di suatu tempat. Tiba-tiba sang prabu mendapat ilham untuk mendesain ulang bentuk Kujang, yang selama ini dipergunakan sebagai alat pertanian. Anehnya, desain terbaru yang ada di benak sang Prabu, bentuknya mirip dengan Pulau “Djawa Dwipa”, yang dikenal sebagai Pulau Jawa pada masa kini. Nah, setelah mendapat ilham itu, segera prabu Kudo Lalean menugaskan Mpu Windu Supo, seorang pandai besi dari keluarga kerajaan. Ia diminta membuat mata pisau seperti yang ada di dalam pikiran sang Prabu. Mulanya, Mpu Windu Supo gusar soal bentuk senjata yang mesti dibuatnya. Maka sebelum melakukan pekerjaan, Mpu Windu Supo melakukan meditasi, meneropong alam pikiran sang prabu. Akhirnya didapatlah sebuah bayangan tetang purwa rupa (prototype) senjata seperti yang ada dalam pikiran Kudo Lalean. Setelah meditasinya usai, Mpu Windu Supo memulai pekerjaannya. Dengan sentuhan-sentuhan magis yang diperkaya nilai-nilai filosofi spiritual, maka jadilah sebuah senjata yang memiliki kekuatan tinggi. Inilah sebuah Kujang yang bentuknya unik, dan menjadi sebuah objek bertenaga gaib. Senjata ini memiliki 2 buah karakteristik yang mencolok. Bentuknya menyerupai Pulau Jawa dan terdapat 3 lubang di suatu tempat pada mata pisaunya. Inilah sebuah senjata yang pada generasi mendatang selalu berasosiasi dengan Kerajaan Padjadjaran Makukuhan. Bentuk Pulau Jawa sendiri merupakan filosofi dari cita-cita sang Prabu, untuk menyatukan kerajaan-kerajaan kecil tanah Jawa menjadi satu kerajaan yang dikepalai Raja Padjadjaran Makukuhan. Sementara tiga lubang pada pisaunya melambangkan Trimurti, atau tiga aspek Ketuhanan dari agama Hindu, yang juga ditaati oleh Kudo Lalea. Tiga aspek Ketuhanan menunjuk kepada Brahma, Vishnu, dan Shiva. Trinitas Hindu (Trimurti) juga diwakili 3 kerajaan utama pada masa itu. Kerajaan-kerajaan itu antara lain Pengging Wiraradya, yang berlokasi di bagian Timur Jawa; Kerajaan Kambang Putih, yang berlokasi di bagian Utara Jawa, dan Kerajaan Padjadjaran Makukuhan, berlokasi di Barat. Bentuk Kujang berkembang lebih jauh pada generasi mendatang. Model-model yang berbeda bermunculan. Ketika pengaruh Islam tumbuh di masyarakat, Kujang telah mengalami reka bentuk menyerupai huruf Arab “Syin”. Ini merupakan upaya dari wilayah Pasundan, yakni Prabu Kian Santang(Dikenal juga dengan Nama Prabu Borosngora ,dan Bunisora Suradipati dari kerajaan panjalu), yang berkeinginan meng-Islamkan rakyat Pasundan. Akhirnya filosofi Kujang yang bernuansa Hindu dan agama dari kultur yang lampau, direka ulang sesuai dengan filosofi ajaran Islam. Syin sendiri adalah huruf pertama dalam sajak (kalimat) syahadat dimana stiap manusia bersaksi akan Tuhan yang Esa dan Nabi Muhammad sebagai utusan-Nya. Dengan mengucap kalimat syahadat dan niat di dalam hati inilah, maka setiap manusia secara otomatis masuk Islam. Manifestasi nilai Islam dalam senjata Kujang adalah memperluas area mata pisau yang menyesuaikan diri dengan bentuk dari huruf Syin. Kujang model terbaru seharusnya dapat mengingatkan si pemiliknya dengan kesetiannya kepada Islam dan ajarannya. Lima lubang pada Kujang telah menggantikan makna Trimurti. Kelima lubang ini melambangkan 5 tiang dalam Islam (rukun Islam). Sejak itulah model Kujang menggambarkan paduan dua gaya yang didesain Prabu Kudo Lalean dan Prabu Kian Santang. Namun wibawa Kujang sebagai senjata pusaka yang penuh “kekuatan lain” dan bisa memberi kekuatan tertentu bagi pemiliknya, tetap melekat. Dalam perkembangannya, senjata Kujang tak lagi dipakai para raja dan kaum bangsawan. Masyarakat awam pun kerap menggunakan Kujang sama seperti para Raja dan bangsawan. Di dalam masyarakat Sunda, Kujang kerap terlihat dipajang sebagai mendekorasi rumah. Konon ada semacam keyakinan yang berkait dengan keberuntungan, perlindungan, kehormatan, kewibawaan dan lainnya. Namun, ada satu hal yang tak boleh dilakukan. Yakni memajang Kujang secara berpasangan di dinding dengan mata pisau yang tajam sebelah dalam saling berhadapan. Ini merupakan tabuatau larangan. Selain itu, tidak boleh seorangpun mengambil fotonya sedang berdiri diantara 2 Kujang dalam posisi tersebut. Kabarnya, ini akan menyebabkan kematian terhadap orang tersebut dalam waktu 1 tahun, tidak lebih tapi bisa kurang.

Kegiatan Persami Gudep Pangkalan SDN Makbul  merupakan kegiatan  rutin yang dilaksanakan oleh Gudep Pangkalan SDN Makbul peserta merupakan anggota pramuka golongan Siaga dan Penggalang yang dibina langsung oleh Kak Sandi Septian Nesa, S.PdI kegiatan yang dilaksanakan bertempat di pangkalan SDN Makbul Kecamatan Pasirjambu pada 20 s.d 22  desember 2013 ini merupakan tuntutan dalam UU Kepramukaan untuk menyelenggarakan Kegiatan Kepramukaan
kegiatan ini sangat di dukung oleh Mabigus serta guru guru di SDN Makbul materi kegiatan diantaranya Kegiatan pengetahuan, keterampilan, serta penerapan prinsip dasar metodik kepramukaan dan tanggap bencana serta materi kepramukaan lainnya
Selamat dan sukses tetap memandu (Asep Gandhi)

Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung kirim kan 20 orang pramuka penegak dan pandega untuk mengikuti DIKLAT DASAR KEPMIMPINAN PEMUDA tingkat Kab Bandung  (18/12/13) bertempat di gedung Korpri Komplek Pemda Kab Bandung.
Kegiatan yang di ikuti oleh 250  orang ini melibatkan berbagai organisasi kepemudaan yang ada di wilayah Kabupaten Bandung termasuk Gerakan Pramuka
Bupati Kabupaten Bandung H.Dadang Naseer SH.S.Ip berkesempatan membuka Kegiatan ini didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung H.Ahmad Johara M.Si
Dengan digelarnya kegiatan Diklat Dasar Kepemimpinan Pemuda diharapkan kedepan bisa menampilkan sosok pemimpin dari pemuda pemuda kabupaten bandung maju mandiri dan berdaya saing yang bisa membawa nama baik kabupaten bandung di tingkat nasional maupun internasional
Selamat dan sukses maju lah terus pemuda Kab Bandung dengan semangat sabilulungan BRAVO!!

Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kabupaten Bandung bersama dengan Dinas BKPP Pemkab Bandung menyelenggarakan kegiatan kursus Orientasi bagi pengurus Satuan Karya Keluarga Berencana yang berlangsung selama satu hari (17 /12/13) bertempat di Aula Kwracab Kabupaten Bandung di.Baleendah
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya dari Kwartit Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung memperkenalkan Kepramukaan di jajaran Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan selain itu kegiatan ini juga salah satu upaya dari Pemerintah Kabupaten Bandung mengedukasi masyarakat tentang manfaat dari Keluarga Berencana melalui Gerakan Pramuka yaitu Satuan Karya Keluarga Berencana sehingga kedepan kader kader keluarga berencana yang tergabung dalam satuan karya ini bisa menularkan ilmu yang di dapat kepada masyarakat sehingga masyarakat menyadari akan penting nya keluarga berencana
Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini di isi dengan materi kepramukaan dari Pusdiklatcab Parahyiangan Kabupaten Bandung serta materi tentang Keluarga Berencana dari Badan KB dan Pemberdayaan Perempuan
Selamat dan sukses

Lebih dari seratus orang pembina pramuka dari wilayah kerja Kwarcab Kab Bandung menerima TPOD (Tanda Penghargaan bagi Orang Dewasa) hal tersebut disampaikan dalam pembacaan Surat Keputusan penerima Tanda Penghargaan yang di bacakan oleh Sekretaris Cabang Gerakan Pramuka Kwarcab Kab Bandung Kak Deden Denny Nugraha S.Pd,MS,pada acara puncak peringatan HUT Pramuka Tingkat Kwarcab Kab Bandung bertempat di lapangan upakarti pemkab bandung.
Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Kak H. Dadang Nasser
sebelum upacara dimulai acara di dahului dengan pentas seni kreasi pramuka serta defile bendera bendera pramuka kemudian di lanjutkan dengan penyematan TPOD
Setelah rangkain acara pokok dan pembacaan amanat Ka  Kwarnas upacara diakhiri dengan tarian kolosal yang di ikuti oleh pramuka gudep dan satuan karya
Sebelumnya Ketua Pelaksana Kak H Sugianto melaporkan bahwa kegiatan upacara ini di ikuti oleh dua ribu peserta
tampak hadir pula Ketua Kwarda Jabar Kak Dede Yusuf serta unsur DPRD Kab Bandung serta para pimpinan Dibale Kab Bandung.

Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat Kak Dede Yusuf menyampaikan bahwa Pramuka adalah wahana pembinaan generasi muda yang berpedoman kepada nilai-nilai dari Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka.

“Patriotisme akan lahir dalam jiwa pramuka karena pramuka merupakan cikal bakal dari generasi penerus bangsa,” ucap ketua Kwarda Jawa Barat Kak Dede Yusuf M Effendi pada saat sambutannya dalam rangkaian upacara peringatan Hari Jadi Gerakan Pramuka Ke 52 di Lapangan Dadaha Kota Tasikmalaya, Rabu 28 Agustus 2013. Tidak hanya itu, pramuka pun akan semakin melekat dengan nilai-nilai luhur Pancasila. Artinya, Pramuka harus mendapat perhatian yang jelas, baik dari Pemerintah Kota maupun Pemerintah Kabupaten Bandung terlebih lagi khususnya di Jawa Barat. Dalam acara tersebut hadir juga Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, Ketua DPRD kota Tasikmalaya, Agus Wahyudin para unsur forum komunikasi pimpinan daerah dan Pengurus Kwarda Jawa Barat maupun Kwarcab.

meski sempat diguyur hujan, acara peringatan Hari Jadi Gerakan Pramuka yang ke 52 di kota Tasikmalaya ini tetap berjalan dengan baik, diantaranya diisi dengan penyematan tanda penghargaan bagi orang dewasa dari beberapa unsur, seperti majelis pembimbing daerah diantaranya pengalungan Lencana Melati kepada kak Syafik Umar (anggota Mabida Jawa Barat/Pemimpin Umum Harian Pikiran Rakyat), tokoh-tokoh yang telah berjasa bagi gerakan pramuka, dan penyematan tanda garuda bagi para peserta mulai dari siaga sampai penegak.

Acara yang bertemakan “Wujudkan Bangsa Yang Berkarakter dan Bermartabat Melalui Gerakan Pramuka” dimulai dengan tarian-tarian teatrikal dari salah satu pramuka dari SMK di Tasikmalaya ini, berlangsung cukup meriah dan ditutup oleh kirab budaya bersama Jajaran Kwarcab dan tamu undangan yang hadir.